Dia hanya bisa menangis
hanya bisa meratap
hanya ingin tersenyum
meski dia tahu bahwa hatinya luka
walau dia mengerti ketika semuanya hilang
Perempuan di tengah mimpi yang kelam
Perempuan di ambang asa yang kelu
Perempuan di ujung malam yang terkoyak
Perempuan ini seperti patahan rindu bagi yang mencintainya
Perempuan ini layaknya sisa syurga untuk yang tak mengenalnya
Perempuan ini bernama Sugiyem.
(aku percaya Tuhan Maha Baik..... Omah Ijo, 4 Desember 2006)
hanya bisa meratap
hanya ingin tersenyum
meski dia tahu bahwa hatinya luka
walau dia mengerti ketika semuanya hilang
Perempuan di tengah mimpi yang kelam
Perempuan di ambang asa yang kelu
Perempuan di ujung malam yang terkoyak
Perempuan ini seperti patahan rindu bagi yang mencintainya
Perempuan ini layaknya sisa syurga untuk yang tak mengenalnya
Perempuan ini bernama Sugiyem.
(aku percaya Tuhan Maha Baik..... Omah Ijo, 4 Desember 2006)

No comments:
Post a Comment